Mahasiswa FRI Raih Juara 2 di ASEAN Business Plan Competition 3.0
Palembang, 19 September 2025 – Tim mahasiswa dari Telkom University kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan meraih Juara 2 dalam ajang ASEAN Business Plan Competition 3.0 yang diselenggarakan oleh Universitas Sriwijaya melalui BO KST FT. Kompetisi ini berlangsung pada 24 Juli hingga 19 September 2025 dan menjadi wadah bagi mahasiswa se-ASEAN untuk mengembangkan ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.
Tim Telkom University yang berhasil meraih prestasi tersebut terdiri dari Pradipta Muhtadin, Joshua Theo Pasqualito, dan Aisyah Nur Raihandany Putri. Ketiganya Mahasiswa Prodi S1 Sistem Informasi yang tergabung dalam Spellbound Team dan berhasil menunjukkan performa terbaik sejak tahap awal hingga babak final dalam kompetisi bisnis berskala internasional ini.
ASEAN Business Plan Competition 3.0 terdiri dari beberapa tahapan seleksi yang menantang, mulai dari penyusunan Business Model Canvas (BMC), pembuatan proposal bisnis, hingga tahap final pitching yang dilaksanakan secara langsung di Palembang, Sumatera Selatan. Pada tahap proposal, para peserta diminta untuk merancang rencana bisnis secara komprehensif, mencakup analisis pasar, strategi operasional, model keuangan, serta rencana keberlanjutan bisnis.
Dalam ajang ini, tim Telkom University berhasil meraih Juara 2 melalui ide bisnis berjudul “ASEAN NeoSkill: Southeast Asia’s Tech Future Revolutionized.” ASEAN NeoSkill dirancang sebagai platform pembelajaran digital lintas negara yang bertujuan meningkatkan keterampilan teknologi pemuda ASEAN melalui pendekatan project-based learning yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan industri.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan, ASEAN NeoSkill juga mengusung program sosial berdampak, yaitu Volunteer Scholarship dan Underdeveloped Village Program. Melalui kedua program ini, platform ASEAN NeoSkill diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pemuda di berbagai wilayah ASEAN, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan teknologi.
Platform ini mengintegrasikan pelatihan praktis di bidang Artificial Intelligence, Machine Learning, UI/UX Design, dan Coding, sekaligus membangun ekosistem kolaboratif lintas negara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Salah satu anggota tim, Pradipta Muhtadin, mengungkapkan bahwa momen pengumuman juara dan naik ke podium menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Saat nama tim Spellbound Team diumumkan sebagai Juara 2, seluruh kerja keras selama berbulan-bulan, mulai dari penyusunan BMC, penyusunan proposal, hingga latihan pitching, terasa terbayarkan.
Bersama Putri dan Theo, kebanggaan semakin terasa ketika ide bisnis ASEAN NeoSkill mendapat pengakuan di tingkat ASEAN. Meski proses persiapan berlangsung penuh tekanan, konsistensi, kolaborasi, dan saling memberikan dukungan menjadi kunci utama hingga akhirnya mampu meraih prestasi ini.
Keberhasilan tim Telkom University meraih Juara 2 dalam kompetisi internasional ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu menghadirkan solusi inovatif yang tidak hanya relevan dengan perkembangan teknologi, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Author: Brigita Selva Aprili Michaela (Mahasiswa S1 Sistem Informasi) | Dokumentasi: Pradipta Muhtadin
