Optimasi Lantai Produksi Jasa Plisket Kain: Tim PKM Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom Hadirkan Solusi KestrelOps AI bagi UMKM di Tasikmalaya

Dinamika industri fashion dan komoditas kreatif tekstil menuntut para pelaku usaha penunjang, seperti penyedia jasa plisket kain, untuk bergerak cepat dan presisi. Di tengah tingginya permintaan pasar terhadap variasi desain lipatan kain, ketepatan perencanaan operasional di lantai produksi memegang peranan krusial bagi keberlangsungan usaha.

Merespon tantangan nyata tersebut, tim Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Universitas Telkom melaksanakan program digitalisasi di UMKM Putra Avian Jaya, Tasikmalaya. Langkah konkret yang diambil adalah mengimplementasikan teknologi kecerdasan buatan terintegrasi berupa AI Agent Perencanaan Produksi yang diberi nama KestrelOps AI.

Urgensi Manajemen Operasional Jasa Plisket Kain

Karakteristik industri jasa plisket kain sangat bergantung pada ketepatan waktu pengerjaan dan efisiensi penanganan variasi motif lipatan kain yang beragam. Ketidakpastian penjadwalan dan kalkulasi material menjadi salah satu tantangan operasional utama yang dihadapi secara langsung oleh lantai produksi UMKM Putra Avian Jaya. Selama ini, perencanaan kapasitas mesin dan waktu pengerjaan manual sering kali hanya mengandalkan perkiraan atau intuisi pelaku usaha. Dampaknya, risiko penumpukan antrean kain atau keterlambatan pengiriman produk ke pelaku konveksi menjadi meningkat. Melalui kolaborasi aktif ini, tim pengabdian masyarakat FRI hadir memberikan solusi nyata dengan menerapkan sistem kecerdasan buatan yang berfokus penuh pada optimasi manajemen dan perencanaan produksi tersebut.

Keunggulan Sistem AI Agent Perencanaan Produksi

Teknologi KestrelOps AI yang dibangun oleh tim peneliti Universitas Telkom dirancang dengan pendekatan keilmuan Teknik Industri yang matang. Sistem ini memiliki empat keunggulan utama untuk mendongkrak efisiensi operasional lantai produksi plisket:

  1. Algoritma Penjadwalan Mumpuni: KestrelOps AI mampu menghasilkan urutan jadwal produksi yang optimal dengan mempertimbangkan beberapa algoritma penjadwalan produksi formal, sehingga alokasi waktu menjadi lebih saintifik, terstruktur, dan efisien.
  2. Identifikasi Keterlambatan Dini: Sistem dapat mendeteksi dan mengidentifikasi potensi keterlambatan pemenuhan order secara otomatis. Hal ini memberikan visibilitas penuh bagi pengguna untuk segera melakukan tindakan korektif sebelum berdampak pada kepuasan pelanggan konveksi.
  3. Penjadwalan Dinamis dan Adaptif: Jadwal produksi yang dihasilkan tidak bersifat kaku, melainkan mampu menyesuaikan diri secara otomatis apabila terjadi disrupsi mendadak di lantai produksi, seperti adanya kerusakan/kendala teknis pada mesin plisket atau saat adanya pesanan penting (rush order) mendesak yang harus didahulukan.
  4. Fungsi Komunikasi Interaktif: Agen pintar ini dilengkapi dengan kemampuan komunikasi dua arah. Pengguna dapat berdiskusi langsung dengan AI Agent mengenai perubahan situasi di lapangan serta mengevaluasi usulan solusi operasional yang ditawarkan oleh agen untuk segera ditindaklanjuti.

Langkah Awal Menuju Kemandirian Digital UMKM Indonesia

Kegiatan pengabdian masyarakat di Tasikmalaya ini merupakan bagian krusial dari misi besar membangun ekosistem AI Agent yang adaptif guna mendukung akselerasi UMKM di Indonesia secara luas. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan masa kini, biaya pembangunan sistem terbukti relatif murah namun memiliki kemampuan operasional yang sangat mumpuni dalam mengatasi berbagai kendala struktural operasional yang kerap dihadapi pelaku usaha mikro dan kecil. Berdasarkan efisiensi biaya dan tingginya efektivitas yang dihasilkan, inovasi teknologi ini sangat layak untuk terus dikembangkan, baik dari aspek peningkatan kapabilitas fiturnya maupun perluasan jangkauan implementasinya di berbagai sektor industri UMKM lainnya.

Keselarasan Strategis dan Dampak Nyata

Penerapan KestrelOps AI ini dinilai sangat selaras dengan Roadmap Pengabdian Masyarakat 2024–2028 Kelompok Keahlian Manufacturing and Process Engineering (MPE) Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom. Program ini secara khusus mendukung pencapaian target pemanfaatan teknologi informasi pada ekosistem smart industry, yang kini berhasil diturunkan dan diterapkan secara aplikatif pada skala usaha masyarakat guna mendongkrak produktivitas lokal.

Melalui sinergi akademia dan pelaku usaha lokal ini, Universitas Telkom terus berkomitmen mendorong transformasi digital yang inklusif. Implementasi ini membuktikan bahwa adopsi teknologi Smart Manufacturing berbasis AI tidak lagi hanya milik industri manufaktur berskala besar saja, melainkan siap diaplikasikan secara nyata pada level UMKM untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Author: Teddy Sjafrizal

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *