https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=UA-46662798-89

Kolaborasi Cerdas Mahasiswa FRI Sabet Juara 1 Business Model Canvas 2025

Solo, September 2025 – Mahasiswa Program Studi S1 Sistem Informasi Kampus Jakarta, Fakultas Rekayasa Industri Telkom University, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 Kompetisi Business Model Canvas 2025 yang diselenggarakan oleh BEM Universitas Sebelas Maret (UNS).

Tim pemenang terdiri dari Rizky Sandi Pratama (SI-KJ-23-003-102042300134), Catherine Puteri Angelica Jasmine (SI-KJ-23-003-102042330143), dan Syakilla Putri Matari (SI-KJ-23-003-102042300141), dengan bimbingan dari Yumna Zahran Ramadhan, S.Kom., M.Kom. Kompetisi ini berlangsung sejak tahap penyisihan pada bulan Juni dan mencapai puncaknya pada babak final yang digelar 6 September 2025 di Gedung FEB UNS, Solo.

Dalam ajang berskala nasional ini, tim Telkom University harus berhadapan dengan peserta dari berbagai universitas ternama, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, dan kampus lainnya.

Mengusung ide bisnis SobatAmbis, sebuah platform edutech yang memadukan pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi, kecerdasan buatan, hingga mentoring perlombaan, tim ini menawarkan solusi pembelajaran yang belum dimiliki kompetitor. SobatAmbis membantu siswa membangun portofolio, menyusun CV, sekaligus memberi akses ke perlombaan yang didukung mentor kredibel.

Keunikan konsep ini membuat juri menilai ide tersebut relevan, berkelanjutan, dan memiliki peluang besar untuk berkembang. “Konsep perancangan ide bisnis serta keberlanjutan usaha menjadi poin penting yang membuat ide kami layak juara,” ujar Yumna.

Perjalanan menuju kemenangan tidaklah mudah. Tim memulai dengan brainstorming, menyusun Business Model Canvas, dan menyiapkan proposal. Setelah lolos penyisihan, mereka mengerjakan presentasi, membuat pamflet dan x-banner, hingga melakukan simulasi di depan dosen Sistem Informasi Telkom University Jakarta.

“Awalnya presentasi kami belum lancar, tapi berkat masukan dosen, banyak latihan, dan studi literasi, kami bisa tampil maksimal di final,” ungkap Catherine. Pada babak final, tim mendapat nomor urut 3 dari 10 peserta, tampil percaya diri, dan berhasil menjawab semua pertanyaan juri dengan baik. Malam harinya, mereka diumumkan sebagai juara 1, disusul Universitas Indonesia di posisi kedua, dan Universitas Sebelas Maret di posisi ketiga.

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh kampus, mulai dari pendanaan hingga pembimbingan intensif dari dosen. “Kami berterima kasih kepada Telkom University Jakarta yang telah memberi dukungan penuh dalam setiap perlombaan yang kami ikuti,” ujar mereka.

Bagi tim, kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras, kegigihan, dan kesabaran menghadapi berbagai rintangan. “Kami pernah mengalami banyak kekalahan, kecewa, bahkan mengorbankan waktu dan jam tidur. Namun kami tidak pernah berhenti mencoba,” tambah mereka.

Setelah kemenangan ini, tim berharap dapat melangkah lebih jauh ke ajang BELMAWA, termasuk P2MW, KBMK, dan GEMASTIK 2026. Mereka juga berpesan kepada mahasiswa lain untuk berani mencoba hal baru.

“Jangan pernah takut mencoba perlombaan, karena kita tidak pernah tahu di mana rezeki kita. Terus berjuang, sabar, ikhlas, dan effort dengan apa yang dilakukan—siapa tahu itu menjadi awal kesuksesan dalam meraih impian,” pungkas mereka.

Author: Gayuh Nugraha, S.Ds.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact us

Give us a call or fill in the form below and we will contact you. We endeavor to answer all inquiries within 24 hours on business days.