https://www.googletagmanager.com/gtag/js?id=UA-46662798-89

Inovasi Ramah Lingkungan “MyPack” Antarkan Mahasiswa Raih Juara 2 di Lomba Essay Nasional INSTINCT 2025

Dua mahasiswa kreatif berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang INSTINCT 2025 (Incredible Research and National Competition) yang diselenggarakan oleh Universitas Riau. Tim yang terdiri dari dua orang ini, yaitu Azzahra Afidah Yusfa S1 Sistem Informasi Fakultas Rekayasa Industri dan Muhammad Dzaki yang merupakan mahasiswa dari S1 Data Sains Fakultas Informatika berhasil meraih Juara 2 kategori lomba essay tingkat nasional dengan mengangkat tema lingkungan melalui inovasi bertajuk MyPack (Mycelium Packaging) atau disebut juga MyPack (Packaging Aku).

Inovasi MyPack ini muncul dari keresahan mereka terhadap meningkatnya penggunaan styrofoam dan plastik sekali pakai yang mencemari lingkungan. Styrofoam diketahui mengandung zat karsinogenik yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan sulit terurai di alam. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim ini menggagas solusi pengganti styrofoam berbahan dasar mycelium, yang bersifat biodegradable, ramah lingkungan, dan aman bagi kesehatan.

Tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, MyPack juga dirancang agar memiliki nilai keberlanjutan dan daya tarik pasar yang luas. Produk ini ditujukan untuk menjangkau berbagai sektor, mulai dari UMKM, logistik, hingga perhotelan, dengan fungsi sebagai alternatif kemasan yang fleksibel dapat digunakan untuk berbagai ukuran produk, dari kecil hingga besar.

Selama proses kompetisi, Azzahra dan Dzaki melalui beberapa tahapan seleksi yang cukup panjang, mulai dari seleksi abstrak, penilaian full paper, hingga tahap presentasi final yang dilaksanakan secara offline di Universitas Riau pada tanggal 9 Oktober sampai 11 Oktober 2025. Menariknya, kegiatan final ini dikemas secara hybrid, diawali dengan proses daring dan ditutup dengan presentasi langsung serta kegiatan field trip yang memperkenalkan budaya lokal Riau kepada para finalis.

Dalam proses persiapan, keduanya mengandalkan riset mendalam melalui jurnal, artikel, dan buku ilmiah untuk memperkuat data dan juga analisis pada karya essay mereka. Meski waktu persiapan tergolong singkat dan jadwal kuliah padat, keduanya berhasil mengatur waktu dengan baik. Dengan membagi prioritas antara kuliah dan lomba (75% untuk akademik dan 25% untuk persiapan lomba) agar mereka tetap produktif dan fokus pada tujuan.

Momen pengumuman juara menjadi hal yang tak terlupakan. Azzahra mengaku kaget, senang, sedih, sekaligus bangga saat timnya dinobatkan sebagai juara 2. “Aku merasa semua ini hasil dari komitmen terhadap diri sendiri. Meskipun persiapannya mepet dan banyak kesibukan, aku dan Dzaki selalu saling mengingatkan dan mendukung satu sama lain,” ujarnya.

Selain dukungan dari dosen pembimbing, yaitu Pak Gama selaku Kaprodi Data Sains, keduanya juga mendapatkan dukungan administratif dari pihak kemahasiswaan fakultas masing-masing. Meski sempat menghadapi kendala pendanaan, semangat mereka untuk tetap berangkat ke Riau tidak surut.

Melalui pencapaian di INSTINCT 2025 ini, mereka berharap MyPack dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan secara nyata. Ke depan, keduanya berencana untuk melanjutkan inovasi ini ke tahap business plan, dengan riset lanjutan dan market testing agar produk dapat benar-benar masuk ke pasar dan membawa dampak positif bagi lingkungan.

Contributor: Cinta Sari Hasbullah – S1 Teknik Industri | Editor: Gayuh Nugraha, S.Ds.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact us

Give us a call or fill in the form below and we will contact you. We endeavor to answer all inquiries within 24 hours on business days.