Bandung, 22 Desember 2025 – Pada puncak acara PROGATION 2025, terpilih 6 kelompok terbaik dari 100 kelompok mahasiswa yang kembali mempresentasikan produknya secara langsung untuk memperebutkan Juara 1 hingga Juara 3. Kompetisi ini menonjolkan bagaimana mahasiswa mampu merancang produk yang tidak hanya inovatif, tetapi juga dibuat secara nyata berdasarkan studi kasus riil yang mereka peroleh selama proses pembelajaran.
Product Gallery Exhibition (PROGATION) 2025 merupakan pameran akademik yang menjadi luaran dari mata kuliah dan praktikum Pengembangan Produk pada Program Studi S1 Teknik Industri, Telkom University. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memamerkan hasil perancangan produk yang telah dikembangkan selama satu semester sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pengajaran dan pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, PROGATION 2025 mengusung tema yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pameran ini mengangkat beberapa kategori utama sebagai fokus pengembangan produk mahasiswa, yaitu inklusivitas bagi penyandang disabilitas, pengembangan UMKM, kesehatan, serta pertanian dan pangan. Kategori-kategori tersebut mendorong mahasiswa untuk menghadirkan solusi yang relevan dengan tantangan nyata di masyarakat.
Salah satu produk yang paling menyita perhatian pengunjung berasal dari kategori pertanian, yaitu sebuah rumah kaca mini. Produk ini dirancang sebagai solusi bercocok tanam di ruang terbatas, ramah lingkungan, dan dapat digunakan di dalam rumah. Rumah kaca tersebut memungkinkan pengguna menanam hingga dua jenis tanaman sekaligus, serta memantau kondisi iklim secara digital melalui perangkat handphone, sehingga menghadirkan pengalaman pertanian modern yang praktis dan berkelanjutan.
Selama pameran berlangsung, berbagai cerita menarik turut mewarnai kegiatan ini. Banyak ide mahasiswa dinilai sangat powerful dan out of the box, bahkan mampu menghadirkan solusi atas permasalahan yang sebelumnya tidak terpikirkan. Meski dihadapkan pada keterbatasan dana dan material, mahasiswa tetap mampu mempresentasikan produk mereka dengan baik dan meyakinkan.
Momen paling berkesan dari PROGATION 2025 diungkapkan langsung oleh Susmitha Canny, yang mengaku kagum melihat kualitas karya mahasiswa.
“Saya benar-benar amaze melihat produk mahasiswa Telkom University. Mereka bisa membuat produk sehebat ini dan mampu menyelesaikan masalah-masalah yang bahkan tidak selalu ter-notice oleh dosen,” ungkapnya.
Kutipan tersebut mencerminkan bagaimana PROGATION 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran akademik, tetapi juga ruang lahirnya solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan nyata di masyarakat. Ke depan, diharapkan PROGATION dapat terus berkembang dengan menjalin kerja sama bersama instansi pemerintahan, khususnya yang menaungi sektor UMKM, sehingga mahasiswa dapat memperoleh studi kasus yang semakin relevan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.
Author: Gayuh Nugraha | Editor: Winarni Setianingsih




