Cikarang, 13 November 2025 — Sebanyak 20 mahasiswa Keprofesian Project Management Program Studi Teknik Industri Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Telkom University, bersama dosen pendamping, melaksanakan kunjungan industri ke PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE), sebuah perusahaan manufaktur rekayasa yang dikenal dengan berbagai produk alat berat berstandar tinggi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan pengalaman belajar berbasis experiential learning yang mendekatkan mahasiswa pada praktik nyata dunia industri.
Kunjungan ini memiliki tujuan utama untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai bagaimana proses dan prinsip project management diterapkan di dunia industri. Melalui kunjungan ke PT UTPE, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan terkait alur proses bisnis dan proses kerja dalam perusahaan manufaktur, sekaligus memahami praktik profesional yang berjalan di lingkungan kerja sebenarnya. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang penerapan konsep project management yang selama ini dipelajari di kelas, sehingga mereka memiliki perspektif yang lebih komprehensif dan siap menghadapi tantangan dalam dunia industri di masa mendatang.
Kegiatan diawali dengan safety induction oleh tim UTPE untuk memastikan seluruh peserta memahami prosedur keselamatan sebelum memasuki area pabrik. Suasana industri semakin terasa ketika mahasiswa mengenakan helm, safety shoes, dan perlengkapan standar lainnya, menambah kesan bahwa mereka benar-benar sedang terjun langsung ke lingkungan kerja profesional.

Bagian yang paling menarik bagi mahasiswa adalah sesi plant visit. Mereka diajak menyusuri berbagai lini produksi mulai dari fabrication, machining, welding, hingga final assembly. Dari seluruh proses tersebut, lini assembly menjadi area yang paling membuka wawasan karena mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana berbagai komponen alat berat disusun menjadi satu produk utuh.
“Proses assembly itu yang paling bikin kami paham bagaimana teori project management diterapkan secara nyata. Mulai dari penjadwalan, koordinasi lintas tim, keselamatan kerja, sampai penggunaan MHE (Material Handling Equipment), semuanya terlihat jelas di lapangan,” ujar Aaron, salah satu mahasiswa peserta.
Melalui interaksi langsung dengan para engineer dan praktisi UTPE, mahasiswa mendapatkan banyak insight mengenai perencanaan proyek, pengembangan produk, pengendalian kualitas, hingga manajemen risiko—seluruhnya tersaji dalam konteks industri manufaktur yang kompleks. Hal ini sekaligus menjadi jawaban atas tujuan kunjungan, yaitu memberikan paparan nyata mengenai bagaimana konsep project management yang mereka pelajari selama ini diterapkan dalam skala industri.
Kunjungan industri ini menjadi langkah penting bagi Program Studi Teknik Industri Telkom University dalam memperkuat kurikulum berbasis pengalaman lapangan. Dengan melihat langsung praktik kerja profesional dan memahami alur bisnis pada industri rekayasa, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia industri dan mampu menerapkan konsep project management secara lebih matang dan komprehensif pada karier mereka di masa depan.
Contributor: Intan Permatasari | Editor: Gayuh Nugraha




